Senin, 05 Desember 2011

Jangan Biarkan Perasaan Minder Menguasai Anda!


Oleh : Sarah Dibiya P.


Minder, kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Semua orang pasti pernah bahkan mungkin sering merasakan minder, baik itu saat bergaul dengan teman-teman, berpapasan dengan dosen atau staff pengajar, saat persentasi di depan orang banyak, dan mewawancarai sumber berita.

Sering kali kita lebih menghargai orang lain daripada diri sendiri. Sikap ini membuat kita menjadi “minder” dan bahkan mungkin enggan berinteraksi dengan orang lain.Tentu saja sikap “minder” akan merugikan diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Sebab kita tidak bisa membuat diri kita berharga bagi orang lain dan mendedikasikan talenta ataupun keterampilan kita bagi orang-orang di sekitar kita. Untuk mengatasi sikap minder tersebut ada satu syarat, yakni menghargai diri sendiri.
Minder adalah tipikal orang yang bermental lemah. Mental yang lemah akan merasa selalu tidak aman. Selalu gelisah dan kuatir. Karena kerja otak sudah dipenuhi dengan rasa kuatir, takut dan gelisah tanpa sebab atau disebabkan oleh hal-hal kecil, maka kerja otakpun menjadi lemah dan tidak dapat berfungsi untuk memikirkan hal-hal besar yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain.
Ciri-ciri orang yang merasa minder ialah :                                
a.       Menolak saat diajak ke tempat-tempat yang ramai.
b.      Terlalu menfokuskan diri terhadap kekurangannya.
c.       Terlalu berhati-hati ketika berhadapan dengan orang lain sehingga pergerakannya kelihatan kaku.
d.      Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
e.      Hobi menyendiri.
f.        Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).
g.       Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
h.      Sering murung, mudah merasa sedih, dan lelah.
i.         Kurang semangat dalam menjalani aktivitas dan mudah menyerah.
j.        Sering melamun, selalu gelisah, dan kuwatir.
Setiap manusia yang lahir di dunia hanya membawa dua rasa takut alami, yaitu takut pada ketinggian dan suara keras. Jika Anda sekarang punya rasa takut, malu, grogi, atau minder selain kedua rasa takut tersebut, maka dipastikan rasa takut yang Anda miliki bukan karena secara genetis Anda punya sifat itu. Rasa minder yang Anda alami sekarang adalah pengaruh dari lingkungan Anda.
Setelah berbincang-bincang dengan teman-teman Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) semester satu di Universitas BSI Bandung dan menyimpulkannya ada beberapa penyebab perasaan minder bisa muncul.
Penyebab rasa Minder diantaranya :
·         Sering diremehkan dan dikucilkan oleh temannya.
·         Orang tua yang selalu memarahi kesalahan anak, tapi tidak pernah memberi penghargaan apabila anak melakukan hal yang positif.
·         Kurang kasih sayang, penghargaan, atau pujian dari keluarga.
·         Trauma dipermalukan atau dihina di depan umum.
·         Merasa bentuk fisik tidak sempurna. Padahal, berapa banyak tokoh besar yang tetap percaya diri meskipun secara fisik kurang menarik?
Tips Mengatasi Minder :
1.    Hadapi rasa takut
2.    Hargai diri sendiri sebagai mahluk ciptaan Tuhan
3.    Kenali diri
4.    Atasi kelemahan Anda
5.    Lupakan kegagalan masa lalu
Intinya selama kita memiliki kemauan untuk berubah pasti Allah memberikan jalan keluarnya. Hilangkan rasa negatif dari dalam diri Anda i.allah semua bisa teratasi maka kepercayaan diri Anda akan bertambah dikemudian hari.
Kita berhak sukses seperti orang lain. Jangan biarkan perasaan minder menguasai dalam bersaing mencapai keinginan dalam hidup. Pupuklah semangat untuk dapat bersaing itu adalah baik untuk masa depan.Semoga sahabat semua dapat mengatasi rasa minder untuk dapat terus menggapai mimpi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar