Oleh : Sarah Dibiya P.
Minder, kata
yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Semua orang pasti pernah bahkan
mungkin sering merasakan minder, baik itu saat bergaul dengan teman-teman,
berpapasan dengan dosen atau staff pengajar, saat persentasi di depan orang
banyak, dan mewawancarai sumber berita.
Sering kali kita lebih menghargai orang lain
daripada diri sendiri. Sikap ini membuat kita menjadi “minder” dan bahkan
mungkin enggan berinteraksi dengan orang lain.Tentu saja sikap “minder” akan
merugikan diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Sebab kita tidak
bisa membuat diri kita berharga bagi orang lain dan mendedikasikan talenta
ataupun keterampilan kita bagi orang-orang di sekitar kita. Untuk mengatasi
sikap minder tersebut ada satu syarat, yakni menghargai diri sendiri.
Minder adalah tipikal orang yang bermental lemah.
Mental yang lemah akan merasa selalu tidak aman. Selalu gelisah dan kuatir.
Karena kerja otak sudah dipenuhi dengan rasa kuatir, takut dan gelisah tanpa
sebab atau disebabkan oleh hal-hal kecil, maka kerja otakpun menjadi lemah dan
tidak dapat berfungsi untuk memikirkan hal-hal besar yang bermanfaat buat diri
sendiri dan orang lain.
Ciri-ciri orang yang merasa minder ialah :
a.
Menolak saat diajak ke tempat-tempat yang
ramai.
b.
Terlalu menfokuskan diri terhadap
kekurangannya.
c. Terlalu berhati-hati ketika berhadapan dengan orang
lain sehingga pergerakannya kelihatan kaku.
d. Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
e. Hobi menyendiri.
f.
Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).
g. Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
h. Sering murung, mudah merasa sedih, dan lelah.
i.
Kurang semangat dalam menjalani aktivitas dan mudah menyerah.
j.
Sering melamun, selalu
gelisah, dan kuwatir.
Setiap
manusia yang lahir di dunia hanya membawa dua rasa takut alami, yaitu takut
pada ketinggian dan suara keras. Jika Anda sekarang punya rasa takut, malu,
grogi, atau minder selain kedua rasa takut tersebut, maka dipastikan rasa takut
yang Anda miliki bukan karena secara genetis Anda punya sifat itu. Rasa minder
yang Anda alami sekarang adalah pengaruh dari lingkungan Anda.
Setelah
berbincang-bincang dengan teman-teman Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) semester
satu di Universitas BSI Bandung dan menyimpulkannya ada beberapa penyebab
perasaan minder bisa muncul.
Penyebab rasa Minder diantaranya :
·
Sering
diremehkan dan dikucilkan oleh temannya.
·
Orang tua
yang selalu memarahi kesalahan anak, tapi tidak pernah memberi penghargaan
apabila anak melakukan hal yang positif.
·
Kurang
kasih sayang, penghargaan, atau pujian dari keluarga.
·
Trauma
dipermalukan atau dihina di depan umum.
·
Merasa
bentuk fisik tidak sempurna. Padahal, berapa banyak tokoh besar yang tetap percaya
diri meskipun secara fisik kurang menarik?
Tips Mengatasi Minder :
1.
Hadapi rasa takut
2.
Hargai diri sendiri
sebagai mahluk ciptaan Tuhan
3.
Kenali diri
4.
Atasi kelemahan Anda
5.
Lupakan
kegagalan masa lalu
Intinya selama kita memiliki
kemauan untuk berubah pasti Allah memberikan jalan keluarnya. Hilangkan rasa
negatif dari dalam diri Anda i.allah semua bisa teratasi maka kepercayaan diri
Anda akan bertambah dikemudian hari.
Kita berhak sukses seperti orang lain. Jangan biarkan
perasaan minder menguasai dalam bersaing mencapai keinginan dalam hidup.
Pupuklah semangat untuk dapat bersaing itu adalah baik untuk masa depan.Semoga
sahabat semua dapat mengatasi rasa minder untuk dapat terus menggapai mimpi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar