Senin, 21 November 2011

Telah menjadi “Superman”

Oleh: Rizky Septiandwi
Ramdan Hidayat begitulah nama lengkapnya ia lahir di kota kembang Bandung 24 maret 1992 ia dibesarkan dari keluarga flamboyan yang serba bercukupaan Ayahnya yang bernama Idad Suryana dia adalah seoarang seniman dan wiraswasta yang menularkan darah seni nya pada anak –
anak nya maklum dia adalah seorang pionis pada era nya   sekaligus seorang Wiraswasta yang memulai bisnis nya dari nol hingga sekarang dalam puncak menuju kesuksesaan dan ibunya bernama Nany  seorang ibu rumah tangga ia yang mengurusi dapur, ia tinggal di sebuah kampung yang dinamakan kampung nangkasuni yang letak nya di jalan Wastukencana Nangkasuni no 76/24  Bandung. Kampung yang membesarkan dia dan menjadikan dia pribadi yang bersahabat dengan yang lain nya,mampu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, dan cukup dikenal karena kepribadian nya, yang kata orang Friendly katanya..!!!
Ramdan umur 4 tahun

Rangger Merah Idola Ramdan

Supermen Idola Favorit Ramda









-BIBI YANG MENGURUS HINGGA USIA 6 TAHUN-
Ndan begitu nama kecilnya sang Superhero Ultraman, Power rangers, Superman dulu dia mengidolakan nya, dia tidak bisa tidur tanpa ada yang mendongengkanya sampai ia terlelap dalam mimpinya yang di balut dengan kebahagiaan canda dan tawa, mungkin saja karena kebiasaanya ia senang kalau mendongeng kan ke pada teman-teman sebayanya, dengan rambut poni badan gemuk dia di asuh dan di besarkan oleh bibinya walau waktu itu ayah ibu masih ada, entah tau kenapa mereka membiarkan ku untuk di asuh oleh bibi hingga 6 tahun,  bibi ku bernama Dedah, beliau yang mengajarinya untuk mengaji dan menyanggi sesama,beliau adalah kaka dari ayahku yang berasal dari Garut. Beliau lah yang mengurus ku sampai lulus sarjana TK (taman anak-anak),
Ndan anak ke 4dari 5 bersaudara dan ia tinggal dari lingkungan yang membuat dia harus mampu hidup mandiri  tanpa mengandalkan bantuan orang lain, karier nya selam ini dalam dunia pendidikan ia lalui begitu saja seperti air yang mengalir, dia memulai dari TK(taman kanak-kanak),SD(sekolah dasar)negeri Padjajaran,SMP(sekolah menengah pertama)negeri 6, SMK(sekolah menengah kejuruan)negeri 2 bandung ,hingga ia sekarang melanjutkan ke perguruan tinggi swasta di BSI(Bina Sarana Infromatika) bandung.
                                                                - SULIT OLAHRAGA-  
Sejak kecil dia menyukai hobbi nya , dia terus mencari letak potensi yang dia cari ,dia memulai dari tinggkat SD, dia mencoba untuk mengikuti olahraga Badminton dan hanya sebentar 3 minggu pertama masuk sekolah Badminton FLAMINGO dia keluar karena merasa bosan dengan olah raga tersebut karena waktu itu dia dikucilkan oleh teman teman nya karena memiliki postur badan ideal tetapi kemampuan nya sebatas anak kecil padahal dia sudah menjadi kebanggan sekolahnya karena kelincahaan dan kegesitanya dalam menepak kok, waktu itu ia yang baru berusia 9 tahun, SMP dia mencoba untuk mengikuti Olahraga BASKET,  dia memilih Ekstrakulikuler BASKET karena waktu itu olahraga ini sangat popular di kalangan remaja serta menjadi trend center di kalangan kaum hawa,dan dia terus berlatih demi masuk Tim Utama SMP 6, 2 bulan di genjot fisik dan skill ia masuk ke tim utama,dan masuk kejuaran di sekolah BPI cup,dan sebentar menjadi pemain karena sang pelatih jarang memainkanya, dia mulai marah hingga keluar dari tim utama,sekaligus mengakhiri karier sebagai pemain basket.


-CINTA MONYET-
Pribadi yang bersahaja dari rumah sampai sekolah ia menggunakan sepedah tua yang berwarna hijau pemberian kaka nya, dari SMP inilah dia memulai menggenali wanita, dia merasakan indahnya sekolah indahnya  cinta pertama, sampai sampai ia banyak di idolakan oleh teman-teman sebayanya karena kepribadian yang menyenangkan, humoris, friendly, dan care terhadap sesama, dan waktu itu dinamakan  musim pacaran, dan dia mulai berpacaran dengan Nur Nilla Puspita Sari,walau hanya seumur jagung,seorang gadis dari Bandung mojang priangan yang pintar baik hati ramah dan senang bergaul, ketika pacaran dia menggunakan kertas sebagai media untuk menanyakan kabar sang pujaan hati , maklum waktu itu belum menggenal Hand phone  dan di namakan  cinta monyet.. dan masih malu kalau berjalan berduaan walau waktu itu sedang pacaran. Dan dia bercita-cita ingin seperti Kahlil Gibran dan Jalaludin Rumi yang menjadi seorang pujangga dan selalu berpuisi bercerita tentang cinta. Di dalam bukunya ramdan menulis Love Buzz dia tulis  beberapa puisi yang banyak dia tuangkan imajinasinya dalam kertas putih itu, dan ketika itu sang Guru melihat tingkah laku nya seperti itu, sang guru yang melaporkan ke pada pihak sekolah untuk  mendaftarkannya ke perlombaan puisi tingkat SMP se jawa barat di jalan Dulatip Bandung Jawa barat, dengan bangga nya dia berjalan seperti seorang pujangga  Dan akhirnya dia mampu menjurai perlombaan hingga menjadi juara 1, masa-masa indah sudah ia lalui bersama sekolah SMP nya bersama cinta bersama prestasi nya kenanggan indah suka dan duka tak kan pernah ia lupakan.

KEHIDUPAN KELAM
Kurt Cobain Idola dalam musik
 
Ramdan galau
I Hate My Self And I Want to Die itulah ucapan  yang sering dilontarkan oleh musisi ternama Kurt  Cobain yang meninggal akibat bunuh diri yang di jadikan nya sebagai ucapan favorit nya, Ramdan Akhirnya mengikuti ucapan dan tingkah nya yang negative, bukan berarti kelak mati konyol, hee no way, dia salah memilih pergaualan ketika dia masuk sekolah menengah  kejuruan , Dari siniliah dia harus mencaari jati dirinya,ia terjerumus dalam lubang kesesatan, pertama dia menggenal Roko, minuman keras, hingga terlibat dalam aksi tauran pelajar, hingga akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisiian dan dia di cap sekolah yang mempunyai sifat Radikal, seorang anak kecil yang memiliki sifat baik, prestasi nya dan bersahabat berubah ketika beranjak dewasa dalam sekejap saja karena dia kurang menata hati dalam bergaul, dia dahulu terpangruhi oleh sahabat nya bernama Jared, dia mengajarinya Bermusik, dan menggenal kehidupan gelap kota bandung serta musik Grunge/music Nirvana, yang dimana musik ini mengenal anti kemewahaan anti hero,dan mengangap kebabasan dalam hidup lebih di utamakan, dan ketika itu dia yang masih labil salah menafsirkan dan menggangap bahwa ideologi tersebut harus ia tanamkan dalam kehidupan nya, dengan celana robek switer hijau toska yang kusam selallu ia kenakan baik di sekolah maupun di wilayah rumahnya, ia dikenal karena penampilan nya yang super cuek tak menggenal kerapihan atau kesopanan, dahulu dia dekenal sebagai Kurt Cobain nya SMKN2 hee… well dia semakin menjadi karena sebutan nya itu.
-MEMULAI DENGAN HIDUP BARU-
Ramdan Menatap Masa Depan

 
Namun seiring berjalan nya waktu ia mulai melepas atribut yang ia kenakan dalam kehidupanya , karena semakin tambah usia maka semakin dewasa nya ia dalam kehidupan nya.dia memulai dari awal kembali, ia mulai aktif dalam kegiatan remaja di wilayah nya yang ia tinggali Nangkasuni dan ia menjabat sebagai Sekertaris dan wakil Acara acara penting,  di wilayah nya sampai sekarang, ia mulai belajar agama  selalu menginggat kan ku untuk selllu beribadah. 3 tahun telah berlallu ia ingin sekali mencari pengalaman kerja  dan dia mengikuti tes untuk masuk kerja setelah mengikuti tes yang begitu panjang ia hampir diterima di Bogor tepatnya di PT  sanitya perusahaan asing yang bergerak di bidang Manufacturing yang  menjanjikan gajih yang super besar sekitar 2.5jt, namun dia menolak karena ia masih ingin tinggal di Bandung kota yang melahirkanya menjadi pribadi yang kuat dan tangguh , dan dia tak mau meningalkan orang tua nya, akhirnya selama 3 bulan ia menggangur dan ia mengisi luang nya untuk bermusik ia bergabung dengan salah satu band Indie Rock yang bernama NAVIRE SKY ia masuk dan menjadi seorang Vokalis Band yang identik dengan celana pendek nya dengan suara Scream nya yang keras.
Ramdan dan Bandnya NAVIRE SKY


waktu berjalan begitu saja dan dia sangat menikmati dengan kehidupan bermusik nya hingga ia sering mengisi event event bersama Band nya, hingga puncak nya ia mengikuti event besar yakni BRAGA FESTIVAL dan sempat mencicipi dapur  rekaman, namun band ini hanya sebentar berdiri di karenakan kesibukan tiap personil, kami pun merencanakan untuk fakum sampai  waktu yang belum ditentukan,

Dia merencanakan untuk mengikuti SMPTN orang tua dan kaka ke 2 bernama Roni  berucap “seandainya masuk kamu akan di kuliahkan tetapi kalau tidak masuk kamu harus kerja”. Namun 2 tahun mencoba dia gagal masuk UPI dengan mengambil jurusan pendidikan Bahasa asing, harapan tinggal kenangan, akhirnya dia pun kembali untuk mencari kerja, pertama ia di panggil oleh perusahaan asing yakni NOVOTEL entah tau kenapa mereka menyuruhku untuk melanjutkan studi nya, mungkin mereka menolak ku secara halus it’s ok,lalu ia coba untuk melamar kerja  hingga akhirnya dia diterima di salah satu restorant sebut saja Hoka-Hoka Bento namun hanya 3 bulan ia keluar karena merasa muak dengan system yang ia haruskan harus belajar dia merasa heran kerja seperti sekolah, dan dia berkata”Disini saya mau kerja bukan sekolah “,ucap nya, hingga akhirnya dia keluar dan sehari atas pengeluaranya ke esokan harinya dia diterima di restorant club malam itu pun hanya sekejap sehari bekerja dan keesokan harinya dia keluar karena dia tidak kuat apabila kerja jam 12 malam maklum lah restorant malam, pernah terlintas oleh nya untuk menjadi seorang OB (office boy), namun niat tersebut ia urungkan karena tak sesuai dengan ijazah yang ia terima, akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan studi nya dia meminta kepada orang tua nya untuk melanjutkan studi nya karena terus memaksa akhirnya orang tua nya pun merasa kasihan melihat anak nya yang terus meminta kuliah,di daptarkanya ia ke UNIVERSITAS BSI dengan mengambil jurusan Fikom (Public Relation) dan mudah mudahan harapan orang tuanya agar ia kelak menjadi manusia yang berguna untuk keluarga dan bangsa ini.

1 komentar: